DISINIIII......

Miss-secreet.blogspot.com
Tempatnya bebas berekspresiiii....

"Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis."


Senin, 14 Februari 2011

Say hello to my blog and talk about val-day

Cukup lamaa.. Aku akhirnya kembali membuka bloggkuuu...
Huaa... Kangennn...
Entah kesibukan apa yang menjebakku...
Pengen posting, tapi belom kepikiran dan nggak punya bahan untuk posting..
Well, cuma berkasak kusuk doang ni....

Huft... menjalankan hari kejepit kemaren lumayan menyita kesabaran...
Dari masalah tugas kantor yang kian menumpuk, seorang temen kantor yang hobi bikin rusuh, partner yang bikin serba salah, dannnn "valentine"...
Mungkin tentang berbagai masalah kantor itu adalah hal lumrah yang pasti dirasakan semua makhluk hidup di berbagai sudut dunia yang kerjanya emang di kantor..

Dan soal valentine... Para pemuja cinta pasti udah sangat menunggu-nunggu hari ini nih.
Apalagi yang udah punya pasangan buat digandeng..
Dari yang mulai bertukar coklat, ngasih bunga atau hal-hal yang berbau romantis, candle light dinner sampai yang sengaja nyiapin party khusus buat nyerayain valentine day....
Ckckckck....

Tapi di sisi lain... Ada juga kubu yang nggak menganggap sama sekali si Val-day itu sendiri.
Ya, mungkin dilihat dari sisi agama kali ya. Yang secara Islam memang nggak ada histori tentang perayaan hari kasih sayang. Kasih sayang itu memang harus diberikan setiap hari, nggak musti setiap tanggal 14 Februari aja.
Tapi yang namanya globalisasi, berkembang dengan sangat pesatnya... Budaya baratpun gampang banget masuk dalam keseharian kita.
So, ketika dari MUI bilang " Perayaan Valentine itu tidak ada. " mereka juga mengeluarkan pernyataan selanjutnya. " Tapi Islam tidak pernah memaksa. "
Bisa dilihat disini, kalau semua itu kembali lagi dari pribadi masing-masing.
Agama tidak memaksakan, dan penilai yang paling benar cuma Yang diatas..
Kalau untuk berbagi coklat, bunga dan hal-hal positif lainnya sih nggak masalah ya. Yang penting bukan untuk hal-hal negatif yang dilarang Tuhan..

Aku? Aku sendiri sih lebih ke yang sekedar tahu.
Jujur, sempet sewot juga sih tentang Valentine. Hehehehe
Sempet buat status di Fb " Valentine itu makanan apa sih?"
Ihiiirrr..... Lagi kumat sensinya..
Apalagi kalo dikaitin sama yang namanya "pasangan"..
Wuuuu... Padahal kan Valentine nggak melulu sama "pasangan"kan.
Bisa juga sama Ortu, sodara, ataupun temen...
Soal ucapan, kalo ada yang ngucapin, ya diterima dengan baik, apalagi kalo ada yang ngasih coklat... Sangat diterima dengan tangan terbuka dan kantong terbuka juga, kalo ngasihnya banyak... hehehehhe

Betewe ngomongin pendapat tentang Valentine... Aku paling suka pendapat si abang raditya dika... Kocak and nggak dibuat-buat gitu. Bisa dibaca di:

http://radityadika.com/page/10/

Atau aku copy-in nih cuplikannya:

"Gue gak ngerti sama hari Valentine. Di hari Valentine kita ngasih coklat sama orang yang kita suka. Apa coklat hubungannya cinta sama coklat? Pertama-tama, coklat bikin gendut dan jerawatan. Orang yang ngasih coklat ke orang yang dia sayang di mata gue bukannya berarti ‘aku sayang kamu’, tapi jadi lebih kayak ‘aku pengen kamu naik tiga kilo dan mukanya bertotol’. It’s not effective.

Hal yang lain lagi: ngasih bunga. Ini juga gue gak ngerti, kenapa menyatakan cinta harus pake bunga? Pacar gue termasuk orang yang gak suka dikasih bunga. Gue juga gak suka ngasih orang bunga. Menurut gue ngasih duren lebih romantis daripada ngasih bunga, paling enggak duren bisa dimakan berduaan, suap-suapan… Dan gue juga suka duren, jadi dobel: kenyang, doyan, dan romantis. Bunga enggak bisa dimakan berduaan, kecuali kalo lo mau pacaran sambil manggil jin.

Gue dengan pacar gue Februari ini bakalan jalan enam bulan jadian. Which is very good thing to do. And no, kita gak ngerayain Valentine, atau menganggap Valentine spesial. Kita bukan tipe orang yang suka romantis-romantisan ala orang-orang jaman dulu: ngasih bunga, naik kuda putih, atau bacain puisi cinta. Waktu paling romantis gue dengan dia justru pas lagi makan indomie rebus sambil tuker pikiran. That’s romantic enough for me. "

Cokelat... Cokelat... Emang bikin gemuk dan jerawatan. Tapi aku sendiri sih nggak alergi tuh sama cokelat. Entah para peneliti bilang coklat mengandung apaan gitu yang emang bisa memberi perasaan bahagia sama yang mengkonsumsi. Bisa merubah mood gitu .

Entahlah bener apa nggak. Jauh dari kata Val-day aku memang pecinta cokelat :P..

Let's love Chocolate.. Acne? obesity? Never mind... Nggak ada kok orang kena Obesitas karena kebanyakan makan cokelat :D ..

Lalu bagaimana dengan bunga?? Hm.. sebagai seorang wanita..(Wuih) Emang sih mitos tentang hati seorang wanita yang mudah takluk dengan bunga itu ada benernya juga..

Walau seiring jaman berganti, wanita sekarang lebih memilih bunga bank timbang bunga mawar... Hehehe

Tapi enak kali ya kalo dikasih mawar sekalian sama potnya :D...

Arrrgghhhh.... Ya sudalah.. Valentine suda berlalu.. Tapi bukan berarti kasih sayang kita harus berlalu juga ya.

Valentine day isn't when you given your love, Coz you can do it today and everyday...

Rabu, 02 Februari 2011

Love Is The Ocean...

Cinta Itu Samudera

Cinta bak samudera yang luas dan indah. Membuat manusia merasakan Maha Dahsyatnya ciptaan Tuhan. Bahkan terkadang di saat yang bersamaan membuat manusia itu merasa kerdil dan kecil. Ia melupakan satu hal, bahwa ia sendiripun adalah ciptaan Tuhan yang juga begitu luar biasa.
Rasa takcub yang sangat itulah yang menbuatnya lupa. Disaat seperti inilah mulai tampak bahwa samudera nan indah itu bisa menjadi suatu marabahaya.
Dan tidak cuma itu. Di saat seorang anak manusia bermain di tengah samudera, samudera yang luas dan indah tersebut berpotensi membawa kehancuran begi seseorang itu sendiri.
Dengan massa airnya yang begitu melimpah, dengan mudahnya ia sanggup menenggelamkan anak manusia jauh dan jauh hingga dasar samudera. Membuatnya tak berdaya apa-apa, membuatnya lemah dan terhempas, bahkan hancur, hanyut bersama ombak.
Rasa kecewapun dapat menjadi luka yang sangat sulit untuk disembuhkan. Kecewa ketika ia harus menerima bahwa ia tidak dapat memiliki samudera itu sepenuhnya.
 Ya. Begitulah gambarannya. Cinta yang begitu Agung dan indah bisa menjadi sesuatu yang mengerikan.

Senin, 31 Januari 2011

Kisah Pohon Epal ( Inspiring Story )

Suatu masa dahulu, terdapat sebatang pohon epal yang amat besar.
Seorang kanak-kanak lelaki begitu gemar bermain-main di sekitar pohon epal ini setiap hari. Dia memanjat pohon tersebut, memetik serta memakan epal sepuas-puas hatinya, dan adakalanya dia beristirahat lalu terlelap di perdu pohon epal tersebut. Anak lelaki tersebut begitu menyayangi tempat permainannya. Pohon epal itu juga menyukai anak tersebut.

Masa berlalu…

Anak lelaki itu sudah besar dan menjadi seorang remaja. Dia tidak lagi menghabiskan masanya setiap hari bermain di sekitar pohon epal tersebut.
Namun begitu, suatu hari dia datang kepada pohon epal tersebut dengan wajah yang sedih.

Sabtu, 29 Januari 2011

Sebuah Lagu Untuk Yang Terkasih....

SEANDAINYA ADA

Seandainya ada kata
Tuk membuatmu tetap disini
Seandainya ada cara
Tuk membuatmu tetap mencintaiku
Seandainya....
Seandainya....

Telah ku coba berbagai cara tuk melupakanmu
Menjauhimu, hilangkanmu, membenci dirimu
Tapi mengapa tak semudah itu
Mengapa aku merasa semakin tersiksa
Rasa itu masih ada
Cinta itu tetap ada

Selasa, 18 Januari 2011

Kehilangan Orang yang Kita Cintai Karena Orang Yang Kita Sayangi...


Seperti apa ya rasanya harus kehilangan orang yang dicintai karena orang yang disayangi?
Tanyakan hal itu sama aku. Karena aku tahu rasanya. Ibarat harus memakan buah simalakama. Rasanya sulit sekali untuk bisa rela dan menerima kenyataan.
Kita serasa nggak diberi kesempatan untuk memilih. Serasa semuanya nggak adil. Berbeda sama keadaan kalau kita kehilangan orang yang kita cintai itu kerena kesalahan yang kita perbuat. Keadaan itu masih lebih beruntung.

Karena dalam kondisi seperti itu seseorang masih punya kesempatan untuk meminta maaf atas kesalahan yang dia lakuin. Masih bisa merubah sikap jeleknya dan memperbaiki kesalahannya. Tapi aku?
Aku nggak bisa. Dan nggak akan pernah bisa. Aku ingin memberontak. Aku mau menghancurkan semuanya dan merubahnya menjadi seperti apa yang aku inginkan. Tapi aku nggak bisa. Aku nggak sanggup. Aku nggak punya daya apa-apa.
Aku nggak mungkin menyalahkan orang yang ku sayangi. Orang yang punya arti dan peran yang sangat penting dalam hidupku.
Aku nggak mungkin menyalahkan takdir. Suatu bagian dari imanku kepada Tuhan.
Dan akupun nggak mungkin menyalahkan orang yang ku cintai, karena ia memang nggak salah.
Nggak ada yang salah dan bisa dipersalahkan.
Pada kenyataanya aku nggak bisa memaksa orang yang ku cintai itu untuk terus ada di sisiku. Walaupun aku sangat ingin melakukannya.
Apa aku bisa melihatnya terus berada di sisiku tapi membiarkannya terluka?
Tidak tidak. Tentu tidak.
Aku nggak pernah mau membebaninya...
Tapi rasa egokupun terlalu tangguh untuk dikalahkan. Rasanya seperti bertarung dengan kedua sisi dalam diriku.
Satu sisi aku begitu naif. Aku nggak bisa menerima semua ini. Aku nggak mau.
Kenapa aku nggak bisa hidup “biasa” .
Tapi sisi lain, inilah hidup. Aku harus tegas dan menentukan keputusan.
Apa yang harus ku lakukan, yang terbaik untuk semua, bukan Cuma buatku.
Aku bukan orang bijak, Aku juga bukan seorang yang sabar.
Aku hanya mencoba berjiwa besar dan menerima.
Sebuah hal yang terdengar begitu biasa dan mudah. “Menerima”. Tapi ternyata nggak semudah seperti kedengarannya.
Ada saat dimana aku lemah dan lupa.
Rasanya aku benar-benar ingin marah. Tapi sama siapa?
Aku harus marah sama siapa? Aku harus menyalahkan siapa?
Aku Cuma bisa memendam semuanya. Aku Cuma bisa diam. Aku Cuma bisa Berharap.
Yang bisa aku lakukan hanyalah berbicara pada Allah. Bercerita tentang apa yang kurasa. Tempatku berkeluh kesah.
Memohon petunjuknya, dan berdoa tentang mereka, orang-orang yang teramat ku sayang dan ku cinta.
Hanya itu. Hanya itu yang aku bisa.
Karena hidup harus terus berlanjut, apapun yang terjadi. Begitu kata seseorang dengan ringannya. Jauh dari nada bijak. Tapi cukup memberi selentingan halus di benakku.
Hidupku terus berlanjut. Lakukan apa yang terbaik bisa aku lakukan untuk mereka. Aku yang biasanya penuh obsesi, kini lebih banyak mengalir.
Seperti air, mengikuti dan mempelajari arusnya... Mengalir, tapi tetap memiliki muara...

Kamis, 13 Januari 2011

A Little Poem at night...

Ketika

Ketika ragaku hancur Tertindas oleh keangkuhanmu
Aku terisak menghitung air mata

Ketika hatiku remuk menjadi debu Menari-nari bersama angin
Aku tak dapat lagi menyusunnya

Ketika mimpi-mimpiku melayang Tertiup oleh dustamu
Aku tertunduk menunggu bintang jatuh

Ketika bibirku kelu Beku oleh dinginnya auramu
Aku menyulut api dalam pelung jiwa

Aku menderita Dan sungguh menderita
Hingga kinipun aku masih menderita
Bila suatu saat nanti Ketika aku lelah
Mencari arti cintamu
Namun tak jua bisa kutemukan

Ketika itu pula Aku kan beranjak dari kepalsuan cintamu
Menidurkan arwah kesetiaan
Memungut sayap-sayapku yang kau buat luluh lantak
Mengobati memar luka yang membiru lama

Meski kelak sesal meraja di matamu
Meski bintang menangis untukmu
Ketika saat itu, Aku akan pergi
Meninggalkanmu dalam simpuh penyesalan
Aku berjanji...

Sabtu, 08 Januari 2011

I Miss U

Rindu..... Rindu... Rindu......
">


Di saat kita ingin dan sangat sangat ingin bertemu dengan seseorang yang kita sayang, tapi angan-angan itu tidak belum bisa di wujudkan. Mungkin karena ada suatu hal yang menghalangi.. Bisa jadi jarak, waktu, kewajiban, masalah, pihak ketiga, ego ataupun gengsi, sehingga kita hanya bisa berangan-angan, membayangkan wajahnya, melihat gambarnya dalam bidang datar yang seolah menatap kearah kita, atau mendengar rekaman suaranya, menonton tingkah lucunya di video, mendengarkan lagu-lagu kenangan berdua, dan banyak hal aneh lainnya yang dilakukan demi mencari pengobatan dari rasa rindu itu sendiri. Lalu, apa akan terobati? Tentu jawabannya, TIDAK!

Lalu apa obatnya??

Bertemu dengan orang yang kita rindu-i tersebut!

Tidak? Tidak bisa? Alternatif lain? Hm, perlu berpikir cukup keras untuk itu.

Karena apa-apa saja yang kita lakukan seperti diatas itu bisa dibilang adalah hal yang sia-sia. Malah itu bukan obat, tapi hal yang membuat kita semakin addicted. Tak ubahnya seperti narkotika, membuat kita fly dan semakin ‘nagih’ pengen ketemu.

Rindu, rindu. Ada yang menganggapnya sebagai penyiksaan, tapi ada juga yang ternyata mampu menikmatinya. Tiap getarnya, tiap sesaknya, dan tiap dentuman jantungnya saat dimana akhirnya rasa rindu itu dapat dilabuhkan. Tentu saja, jika yang dirindu juga merindukan kita. Tapi, jika tidak?

Bicara soal rinduuu... semua orang pasti pernah merasakannya. Lalu apa yang kalian lakukan untuk mengenyahkannya??

Let’s check. Mungkin dibawah ini salah satunya.. Read, vote and give a comment ya. Cekidott...

1. Memandang gambarnya. Melihat wajahnya, tiap lekukannya, senyumannya, ciri khasnya, tiap kerutannya( kalo ortu kita), Kumisnya (kalo Ayah ato Om kita). Arrrghhhh....

Terkadang kita sampai terbuai, mengusap-usap benda-benda itu, seakan kita benar-benar sedang mengusap-usap wajahnya. Pipinya, dahinya, rambutnya, bibirnya.

Padahal yang kita sentuh itu mungkin hanyalah sebuah foto kusut, gambar, atau mungkin layar laptop dan komputer... Lucu ya? Itulah tingkah seseorang yang sedang dilanda rindu.

Bahkan ada yang sampai memeluk benda-benda itu erat-erat atau mengecupinya sampai bibirnya jontor. Hehehehhe


2. Mendengarkan suaranya. Mungkin dengan cara menonton rekaman videonya. Sensasinya akan sangat berbeda dibandingkan hanya dengan melihat gambarnya. Karena kita bisa melihat dia bergerak, tertawa, memperhatikan tiap ekspresinya sambil mendengarkan suaranya. Hm, atau bisa juga kalau lebih beruntung dengan cara meneleponnya. Kenapa dikatakan lebih beruntung? Karena kita bisa dengan langsung mendengarnya pada saat itu juga, bukan sekedar rekaman masa lalu. Selain itu, kita juga bisa merasakan bahwa kerinduan itu tidaklah bertepuk sebelah tangan, yaitu dengan melihat responnya. Dan lagi, tidak semua orang bisa menelepon orang yang ia rindukan dan mendapatkan respon yang diharapkan. Karena itulah disebut “beruntung”.. Bersyukurlah kaliannn. ^^

3. Mengenang saat bersama. Mungkin Ibu kalian pernah menjahitkan sebuah baju untuk kalian? Atau sahabat kalian pernah melukis wajah kalian di secarik kertas? Atau juga Kekasih kalian pernah memberi sebuah boneka? Nah, itu dia. Dengan benda-benda keramat itulah, kita dapat lebih dalam masuk dalam kenangan masa lalu berdua. Ada banyak hal mengejutkan yang bisa kalian lakukan tergantung dari kreatifitas masing-masing.



4. Memakai sesuatu ‘miliknya’. Ada nggak diantara kalian yang pernah minum dengan Mug kesayangan Kakak kalian di saat lagi kangen? Atau memakai kaos butut Ibu kalian yang terus-terusan sampe seminggu? Atau bisa juga memakai jas hujan pacar yang ketinggalan, walaupun nggak lagi ujan? Hahahahaha.. Pasti ada kan? Ayooo, di inget-inget lagi.. Nggak perlu malu kok. Dalam dunia per-rindu-an, hal ini adalah hal yang wajar kok.. (masa sih?)

5. Mendengarkan Lagu kenangan. Buat para musicholic yang segala suasana ada lagunya (berasa film india, hehehe) pasti paling sering nih melewati waktu di saat merindu dengan mendengarkan lagu. Seperti kata Delon, katakan dengan lagu, hal ini boleh aja dilakukan. Malah kalo bisa menulis lagu aja sekalian. Jadi bisa meningkatkan kreatifitas dan berkarya bukan? Kan lagi ngetrend tuh curhat lewat lagu? Contek aja gaya Om Anang, Mbak Maia, Mbak Dewi sandra dan Tante KD.. Buat para Musicholic ada beberapa lagu nih yang bisa dimasukin dalam list kaliannn.. When Your Gone-nya Avril, Lagu lawasnya Richard Marx- Right Here Waiting, Lagu so sweetnya Westlife- I Wanna Grow Old With You, dari Indonesia ada D’massive-Rindu Setengah Mati, Afgan-Bawalah Cintaku, Hey-nya Om Ipang,Lagu lamanya jikustik/ Ajeng- Saat Kau Tak Disini, Atau lagunya Dewa- Kangen.. Ok, Ada yang mau nambahin listnya?

6. Berdoa. Hm... setelah memikirkan cukup lama, hal apalagi ya... yang dilakukan untuk setidaknya meringankan rasa rindu. Dari hal yang aneh-aneh, lebay, lucu,so sweet sampai cenderung konyol, inilah jawaban yang paling dapat mendekati. Jika waktu belum mampu mempertemukan kita dengan seseorang yang kita rindukan, dapat atau tidakkah nantinya kita melepas kerinduan kita itu, yang patut kita lakukan adalah berdoa. Entah kita sedang bekerja diperantauan dan jauh dari keluarga, entah kita belum mengetahui keberadaan orang yang kita rindu saat ini, entah sedang ada sesuatu yang memisahkan kita dengan orang yang kita kangen, entah kita lagi jotek-an* sama dia, Atau bahkan orang yang kita sangat-sangat rindukan itu sudah ada di pangkuan Ilahi. Yang bisa kita lakukan adalah, berdoa, semoga ia selalu sehat, bahagia, selalu diberikan perlindungan, keselamatan, hm.. nggak lupa sama kita (boleh dong..hehehehe) dan buat yang udah disisi-Nya semoga tenang disana.. Amin.....

Siapapun kalian, dimanapun kalian berada, berapapun usia kalian, pasti pernah merasa rindu. Well, semoga orang yang kita rindukan itu, juga merindukan kita yaa.... Amin. ^^


Catatan: *jotek-an : Diem-dieman atau sejanisnya.