DISINIIII......

Miss-secreet.blogspot.com
Tempatnya bebas berekspresiiii....

"Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis."


Selasa, 06 April 2010

Kita terlalu sederhana memahami maksud Firman Tuhan yaitu "..Yang baik untuk yang baik, yang jahat untuk yang jahat..."
Memangnya kita tahu yang baik dan buruk menurut ukuran Tuhan?
Tuhan punya ukuran tersendiri. Nggak pernah kita tahu baik dan buruk menurut ukuranNya. Kata Tuhan dalam FirmanNya
"Boleh jadi apa yang kamu anggap baik bukan yang baik untukmu, dan sebaliknya.Apa yang kamu anggap buruk sesungguhnya itu baik untukmu." karena itu kalau akibat sebuah musibah yang kamu anggap buruk, belum tentu itu buruk.

Kita anggap Dunia sebagai Ladang sebab akibat. Apa yang terjadi sekarang adalah buah dari apa yang kita tabur di waktu sebelumnya. Kebaikan dan keburukan, perbuatan yang kita tabur, sekecil apapun, hasilnya akan kembali pada diri kita. Dengan melihat seperti itu maka apa yang terjadi, nggak ada yang keliru dan perlu dipersalahkan.

Sebuah kisah inspiratif :
Ada seorang pelacur yang berada dalam kondisi kahausan di tengah pasir yang sangat luas. Akhirnya ia menemukan sebuah sumur yang amat dalam. Di keadaannya yang payah, ia mencoba merobek-robek bajunya, dan menjadikannya temali. Kemudian dengan lemas ia menimba air di sumur tersebut. Setelah air berada di tangannya dan hendak meminumnya, datanglah seekor anjing dengan lidah terjulur menghampiri wanita itu. Mengharap belas kasih untuk diberi air. Kemudian perempuan itu membimbing anjing itu untuk meminum air yang telah didapatnya dengan susah payah tadi.

Dari situ lihat aja. Apabila kita nggak tahu kajadian itu (Allah Maha Tahu) kita akan tetap menganggap wanita tadi, hanyalah seorang pelacur yang hina.
Hanya Tuhanlah yang sesungguhnya benar-benar tahu baik dan buruk menurut ukuran yang telah Ia buat.

Sabtu, 03 April 2010

Ada satu cerita tentang sebuah lentera..

Sebuah Lentera yang begitu cantik..dan menjadi kebanggaan.
Dengan rasa bangga yang luar biasa setiap hari sang lentera menerangi sebuah ruangan yang gelap gulita tanpa cahayanya..
Suatu hari sang angin lewat dan menyapa sang lentera dengan kagumnya..
angin berkata"Lentera, kau begitu indah. Tubuhmu berbalut Cahaya yang cantik..Tidak seperti aku...Alam tidak memberiku wujud indah seperti dirimu..."

Kemudian dengan sombong Lentera berkata "Tentu saja!Cahayaku memang begitu indah...Tak ada seisipun ruangan ini yang mampu mengalahkan indahnya cahayaku...."