DISINIIII......

Miss-secreet.blogspot.com
Tempatnya bebas berekspresiiii....

"Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis."


Senin, 31 Januari 2011

Kisah Pohon Epal ( Inspiring Story )

Suatu masa dahulu, terdapat sebatang pohon epal yang amat besar.
Seorang kanak-kanak lelaki begitu gemar bermain-main di sekitar pohon epal ini setiap hari. Dia memanjat pohon tersebut, memetik serta memakan epal sepuas-puas hatinya, dan adakalanya dia beristirahat lalu terlelap di perdu pohon epal tersebut. Anak lelaki tersebut begitu menyayangi tempat permainannya. Pohon epal itu juga menyukai anak tersebut.

Masa berlalu…

Anak lelaki itu sudah besar dan menjadi seorang remaja. Dia tidak lagi menghabiskan masanya setiap hari bermain di sekitar pohon epal tersebut.
Namun begitu, suatu hari dia datang kepada pohon epal tersebut dengan wajah yang sedih.

Sabtu, 29 Januari 2011

Sebuah Lagu Untuk Yang Terkasih....

SEANDAINYA ADA

Seandainya ada kata
Tuk membuatmu tetap disini
Seandainya ada cara
Tuk membuatmu tetap mencintaiku
Seandainya....
Seandainya....

Telah ku coba berbagai cara tuk melupakanmu
Menjauhimu, hilangkanmu, membenci dirimu
Tapi mengapa tak semudah itu
Mengapa aku merasa semakin tersiksa
Rasa itu masih ada
Cinta itu tetap ada

Selasa, 18 Januari 2011

Kehilangan Orang yang Kita Cintai Karena Orang Yang Kita Sayangi...


Seperti apa ya rasanya harus kehilangan orang yang dicintai karena orang yang disayangi?
Tanyakan hal itu sama aku. Karena aku tahu rasanya. Ibarat harus memakan buah simalakama. Rasanya sulit sekali untuk bisa rela dan menerima kenyataan.
Kita serasa nggak diberi kesempatan untuk memilih. Serasa semuanya nggak adil. Berbeda sama keadaan kalau kita kehilangan orang yang kita cintai itu kerena kesalahan yang kita perbuat. Keadaan itu masih lebih beruntung.

Karena dalam kondisi seperti itu seseorang masih punya kesempatan untuk meminta maaf atas kesalahan yang dia lakuin. Masih bisa merubah sikap jeleknya dan memperbaiki kesalahannya. Tapi aku?
Aku nggak bisa. Dan nggak akan pernah bisa. Aku ingin memberontak. Aku mau menghancurkan semuanya dan merubahnya menjadi seperti apa yang aku inginkan. Tapi aku nggak bisa. Aku nggak sanggup. Aku nggak punya daya apa-apa.
Aku nggak mungkin menyalahkan orang yang ku sayangi. Orang yang punya arti dan peran yang sangat penting dalam hidupku.
Aku nggak mungkin menyalahkan takdir. Suatu bagian dari imanku kepada Tuhan.
Dan akupun nggak mungkin menyalahkan orang yang ku cintai, karena ia memang nggak salah.
Nggak ada yang salah dan bisa dipersalahkan.
Pada kenyataanya aku nggak bisa memaksa orang yang ku cintai itu untuk terus ada di sisiku. Walaupun aku sangat ingin melakukannya.
Apa aku bisa melihatnya terus berada di sisiku tapi membiarkannya terluka?
Tidak tidak. Tentu tidak.
Aku nggak pernah mau membebaninya...
Tapi rasa egokupun terlalu tangguh untuk dikalahkan. Rasanya seperti bertarung dengan kedua sisi dalam diriku.
Satu sisi aku begitu naif. Aku nggak bisa menerima semua ini. Aku nggak mau.
Kenapa aku nggak bisa hidup “biasa” .
Tapi sisi lain, inilah hidup. Aku harus tegas dan menentukan keputusan.
Apa yang harus ku lakukan, yang terbaik untuk semua, bukan Cuma buatku.
Aku bukan orang bijak, Aku juga bukan seorang yang sabar.
Aku hanya mencoba berjiwa besar dan menerima.
Sebuah hal yang terdengar begitu biasa dan mudah. “Menerima”. Tapi ternyata nggak semudah seperti kedengarannya.
Ada saat dimana aku lemah dan lupa.
Rasanya aku benar-benar ingin marah. Tapi sama siapa?
Aku harus marah sama siapa? Aku harus menyalahkan siapa?
Aku Cuma bisa memendam semuanya. Aku Cuma bisa diam. Aku Cuma bisa Berharap.
Yang bisa aku lakukan hanyalah berbicara pada Allah. Bercerita tentang apa yang kurasa. Tempatku berkeluh kesah.
Memohon petunjuknya, dan berdoa tentang mereka, orang-orang yang teramat ku sayang dan ku cinta.
Hanya itu. Hanya itu yang aku bisa.
Karena hidup harus terus berlanjut, apapun yang terjadi. Begitu kata seseorang dengan ringannya. Jauh dari nada bijak. Tapi cukup memberi selentingan halus di benakku.
Hidupku terus berlanjut. Lakukan apa yang terbaik bisa aku lakukan untuk mereka. Aku yang biasanya penuh obsesi, kini lebih banyak mengalir.
Seperti air, mengikuti dan mempelajari arusnya... Mengalir, tapi tetap memiliki muara...

Kamis, 13 Januari 2011

A Little Poem at night...

Ketika

Ketika ragaku hancur Tertindas oleh keangkuhanmu
Aku terisak menghitung air mata

Ketika hatiku remuk menjadi debu Menari-nari bersama angin
Aku tak dapat lagi menyusunnya

Ketika mimpi-mimpiku melayang Tertiup oleh dustamu
Aku tertunduk menunggu bintang jatuh

Ketika bibirku kelu Beku oleh dinginnya auramu
Aku menyulut api dalam pelung jiwa

Aku menderita Dan sungguh menderita
Hingga kinipun aku masih menderita
Bila suatu saat nanti Ketika aku lelah
Mencari arti cintamu
Namun tak jua bisa kutemukan

Ketika itu pula Aku kan beranjak dari kepalsuan cintamu
Menidurkan arwah kesetiaan
Memungut sayap-sayapku yang kau buat luluh lantak
Mengobati memar luka yang membiru lama

Meski kelak sesal meraja di matamu
Meski bintang menangis untukmu
Ketika saat itu, Aku akan pergi
Meninggalkanmu dalam simpuh penyesalan
Aku berjanji...

Sabtu, 08 Januari 2011

I Miss U

Rindu..... Rindu... Rindu......
">


Di saat kita ingin dan sangat sangat ingin bertemu dengan seseorang yang kita sayang, tapi angan-angan itu tidak belum bisa di wujudkan. Mungkin karena ada suatu hal yang menghalangi.. Bisa jadi jarak, waktu, kewajiban, masalah, pihak ketiga, ego ataupun gengsi, sehingga kita hanya bisa berangan-angan, membayangkan wajahnya, melihat gambarnya dalam bidang datar yang seolah menatap kearah kita, atau mendengar rekaman suaranya, menonton tingkah lucunya di video, mendengarkan lagu-lagu kenangan berdua, dan banyak hal aneh lainnya yang dilakukan demi mencari pengobatan dari rasa rindu itu sendiri. Lalu, apa akan terobati? Tentu jawabannya, TIDAK!

Lalu apa obatnya??

Bertemu dengan orang yang kita rindu-i tersebut!

Tidak? Tidak bisa? Alternatif lain? Hm, perlu berpikir cukup keras untuk itu.

Karena apa-apa saja yang kita lakukan seperti diatas itu bisa dibilang adalah hal yang sia-sia. Malah itu bukan obat, tapi hal yang membuat kita semakin addicted. Tak ubahnya seperti narkotika, membuat kita fly dan semakin ‘nagih’ pengen ketemu.

Rindu, rindu. Ada yang menganggapnya sebagai penyiksaan, tapi ada juga yang ternyata mampu menikmatinya. Tiap getarnya, tiap sesaknya, dan tiap dentuman jantungnya saat dimana akhirnya rasa rindu itu dapat dilabuhkan. Tentu saja, jika yang dirindu juga merindukan kita. Tapi, jika tidak?

Bicara soal rinduuu... semua orang pasti pernah merasakannya. Lalu apa yang kalian lakukan untuk mengenyahkannya??

Let’s check. Mungkin dibawah ini salah satunya.. Read, vote and give a comment ya. Cekidott...

1. Memandang gambarnya. Melihat wajahnya, tiap lekukannya, senyumannya, ciri khasnya, tiap kerutannya( kalo ortu kita), Kumisnya (kalo Ayah ato Om kita). Arrrghhhh....

Terkadang kita sampai terbuai, mengusap-usap benda-benda itu, seakan kita benar-benar sedang mengusap-usap wajahnya. Pipinya, dahinya, rambutnya, bibirnya.

Padahal yang kita sentuh itu mungkin hanyalah sebuah foto kusut, gambar, atau mungkin layar laptop dan komputer... Lucu ya? Itulah tingkah seseorang yang sedang dilanda rindu.

Bahkan ada yang sampai memeluk benda-benda itu erat-erat atau mengecupinya sampai bibirnya jontor. Hehehehhe


2. Mendengarkan suaranya. Mungkin dengan cara menonton rekaman videonya. Sensasinya akan sangat berbeda dibandingkan hanya dengan melihat gambarnya. Karena kita bisa melihat dia bergerak, tertawa, memperhatikan tiap ekspresinya sambil mendengarkan suaranya. Hm, atau bisa juga kalau lebih beruntung dengan cara meneleponnya. Kenapa dikatakan lebih beruntung? Karena kita bisa dengan langsung mendengarnya pada saat itu juga, bukan sekedar rekaman masa lalu. Selain itu, kita juga bisa merasakan bahwa kerinduan itu tidaklah bertepuk sebelah tangan, yaitu dengan melihat responnya. Dan lagi, tidak semua orang bisa menelepon orang yang ia rindukan dan mendapatkan respon yang diharapkan. Karena itulah disebut “beruntung”.. Bersyukurlah kaliannn. ^^

3. Mengenang saat bersama. Mungkin Ibu kalian pernah menjahitkan sebuah baju untuk kalian? Atau sahabat kalian pernah melukis wajah kalian di secarik kertas? Atau juga Kekasih kalian pernah memberi sebuah boneka? Nah, itu dia. Dengan benda-benda keramat itulah, kita dapat lebih dalam masuk dalam kenangan masa lalu berdua. Ada banyak hal mengejutkan yang bisa kalian lakukan tergantung dari kreatifitas masing-masing.



4. Memakai sesuatu ‘miliknya’. Ada nggak diantara kalian yang pernah minum dengan Mug kesayangan Kakak kalian di saat lagi kangen? Atau memakai kaos butut Ibu kalian yang terus-terusan sampe seminggu? Atau bisa juga memakai jas hujan pacar yang ketinggalan, walaupun nggak lagi ujan? Hahahahaha.. Pasti ada kan? Ayooo, di inget-inget lagi.. Nggak perlu malu kok. Dalam dunia per-rindu-an, hal ini adalah hal yang wajar kok.. (masa sih?)

5. Mendengarkan Lagu kenangan. Buat para musicholic yang segala suasana ada lagunya (berasa film india, hehehe) pasti paling sering nih melewati waktu di saat merindu dengan mendengarkan lagu. Seperti kata Delon, katakan dengan lagu, hal ini boleh aja dilakukan. Malah kalo bisa menulis lagu aja sekalian. Jadi bisa meningkatkan kreatifitas dan berkarya bukan? Kan lagi ngetrend tuh curhat lewat lagu? Contek aja gaya Om Anang, Mbak Maia, Mbak Dewi sandra dan Tante KD.. Buat para Musicholic ada beberapa lagu nih yang bisa dimasukin dalam list kaliannn.. When Your Gone-nya Avril, Lagu lawasnya Richard Marx- Right Here Waiting, Lagu so sweetnya Westlife- I Wanna Grow Old With You, dari Indonesia ada D’massive-Rindu Setengah Mati, Afgan-Bawalah Cintaku, Hey-nya Om Ipang,Lagu lamanya jikustik/ Ajeng- Saat Kau Tak Disini, Atau lagunya Dewa- Kangen.. Ok, Ada yang mau nambahin listnya?

6. Berdoa. Hm... setelah memikirkan cukup lama, hal apalagi ya... yang dilakukan untuk setidaknya meringankan rasa rindu. Dari hal yang aneh-aneh, lebay, lucu,so sweet sampai cenderung konyol, inilah jawaban yang paling dapat mendekati. Jika waktu belum mampu mempertemukan kita dengan seseorang yang kita rindukan, dapat atau tidakkah nantinya kita melepas kerinduan kita itu, yang patut kita lakukan adalah berdoa. Entah kita sedang bekerja diperantauan dan jauh dari keluarga, entah kita belum mengetahui keberadaan orang yang kita rindu saat ini, entah sedang ada sesuatu yang memisahkan kita dengan orang yang kita kangen, entah kita lagi jotek-an* sama dia, Atau bahkan orang yang kita sangat-sangat rindukan itu sudah ada di pangkuan Ilahi. Yang bisa kita lakukan adalah, berdoa, semoga ia selalu sehat, bahagia, selalu diberikan perlindungan, keselamatan, hm.. nggak lupa sama kita (boleh dong..hehehehe) dan buat yang udah disisi-Nya semoga tenang disana.. Amin.....

Siapapun kalian, dimanapun kalian berada, berapapun usia kalian, pasti pernah merasa rindu. Well, semoga orang yang kita rindukan itu, juga merindukan kita yaa.... Amin. ^^


Catatan: *jotek-an : Diem-dieman atau sejanisnya.