Ketika
Ketika ragaku hancur Tertindas oleh keangkuhanmu
Aku terisak menghitung air mata
Ketika hatiku remuk menjadi debu Menari-nari bersama angin
Aku tak dapat lagi menyusunnya
Ketika mimpi-mimpiku melayang Tertiup oleh dustamu
Aku tertunduk menunggu bintang jatuh
Ketika bibirku kelu Beku oleh dinginnya auramu
Aku menyulut api dalam pelung jiwa
Aku menderita Dan sungguh menderita
Hingga kinipun aku masih menderita
Bila suatu saat nanti Ketika aku lelah
Mencari arti cintamu
Namun tak jua bisa kutemukan
Ketika itu pula Aku kan beranjak dari kepalsuan cintamu
Menidurkan arwah kesetiaan
Memungut sayap-sayapku yang kau buat luluh lantak
Mengobati memar luka yang membiru lama
Meski kelak sesal meraja di matamu
Meski bintang menangis untukmu
Ketika saat itu, Aku akan pergi
Meninggalkanmu dalam simpuh penyesalan
Aku berjanji...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar